Tujuan:
Memetakan kontur tanah dengan ketelitian tinggi.
Mensurvei area yang tertutup vegetasi lebat seperti hutan.
Menghasilkan model permukaan 3D untuk analisis geoteknik, pertambangan, dan konstruksi.
Mengukur volume galian/timbunan.
Mendukung perencanaan jalan, jembatan, bendungan, dan tambang.
Monitoring perubahan permukaan tanah.